Call Center +62 (061) 7358938
Berita
 
Wushu Andalan Sumut di PON Papua
25 Mei 2019
Wushu Andalan Sumut di PON Papua

(Analisa/hamonangan panggabean) BERSAMA ATLET: Wakil Ketua II KONI Sumut Prof Agung Sunarno bersama Ketua Umum KONI Pengprov WI Sumut Darsen Song dan unsur pengurus, foto bersama dengan atlet Pelatda Wushu Sumut usai buka puasa bersama di The Palace Hotel Emerald Garden Medan, Jumat (24/5).

Medan, (Analisa). Wushu tetap menjadi cabor andalan Sumut meraih medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 di Papua. Karena itu KONI Su­mut berharap para pewushu baik di nomor taolu maupun sanda serius dan fokus berlatih sehingga tampil maksimal di Kejur­nas 2019, dan merebut tiket tampil di PON XX/2020 di Papua.

Wakl Ketua Umum II KONI Sumut Prof Agung Su­narno mewaki­li Ketua Umum John Ismadi Lubis me­ngatakan hal itu pada acara buka puasa bersama Pengprov Wushu Indonesia (WI) Sumut di The Palace Hotel Emerald Garden Medan, Jumat (24/5).

Acara berbuka puasa Pengprov WI Sumut dikemas sederhana namun khidmat, ditandai pemberangka­tan Tim Wushu Sanda try out ke Pekanbaru.

Hadir pada acara tersebut Ketua Umum Pengprov WI Sumut Darsen Song, Wakil Ketua Sakiruddin, Sekum He­riyanto, Ridwan dari PT. Mark Dynamic Indonesia selaku sponsor Wu­shu, dan para pengurus harian Pengprov WI Sumut lainnya seperti Tony SH, Sujito Sukirman, Tim Manajer Pra PON Harianto dan lainnya.

Agung lebih lanjut memaparkan, ia telah melaku­kan penelitian, bahwa sejak PON 2004. 2008, 2012 dan 2016, torehan medali Sumut mayo­ritas diraih dari cabang bela diri, khususnya Wushu. Bahkan pada PON XIX/2016 di Jabar, dari 16 medali emas medali Sumut, 9 emas di antaranya diraih dari cabor wushu.

Agung menyebutkan, suk­ses Wushu menjadi penyum­bang medali emas terbanyak Sumut di pentas PON, tidak terlepas dari keseriusan dan totalitas pembinaan Tokoh Wushu Nasional asal Sumut Master Supandi Kusuma.

Buah pembinaan beliau pulalah, Wushu Sumut tidak hanya dikenal di pentas nasio­nal tapi juga interna­sional. Terbukti tiga pewushu asal Sumut, Charles Sutanto, Juwita Niza Wazni dan Lindswell tampil menjadi juara dunia.

KONI Sumut optimis, catatan manis di era kepengu­rusan Master Su­pandi Kusuma dapat diteruskan pe­ngurus Wu­shu Sumut yang kini dipim­pin Darseng Song. Hal ini setidak­nya melihat program pembi­na­an Pengprov WI Sumut yang tetap mendapat support Mas­ter Supandi Kusuma.

Wu­shu adalah salah satu cabor di provinsi ini yang rutin menggelar Kejurda plus open-open turnamen. Dari berbagai event itu pulalah, WI Sumut menjaring atlet yang kini dipersiapkan menghadapi Kejurnas Wushu 2019 di Babel sekaligus Pra PON 2020. "Sejauh ini kami melihat persiapan cabor wushu cukup baik. Apalagi untuk sanda, kini ditangani Pelatih asal Tiongkok Feng Yin Bao. Kami berharap, langkah-langkah positif in i membuahkan hasil seperti diharapkan,” ujarnya.

Kepada para atlet wushu sanda yang akan try out ke Pekanbaru mulai Minggu (26/5) hingga Kamis (30/5), Agung berharap memanfaatkan kesempatan ini untuk memini­malisasi kekurangan sehingga bisa tampil maksimal di Kejurnas Babel.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua Pengprov WI Sumut Sakirud­din. Ia berharap atlet terus menjaga disiplin. Satu hal yang paling penting yakni menjaga berat badan. Artinya, satu bulan jelang Kejurnas di Babel, jangan ada lagi atlet (sanda) yang masih kelebihan berat badan, karena hal itu akan mempengaruhi penam­pilan atlet saat Kejurnas nanti.

'' Sebelumnya Ketua Umum Peng­prov WI Sumut Darsen Song men­jelaskan, pihaknya serius mem­per­siapkan atlet menghadapi Kejurnas Wushu 2019 di Babel yang sekaligus Kualifikasi PON.

Para atlet, baik di nomor Taolu dan Sanda Sumut sejak Maret 2019 kian intensif berla­tih sejalan diberla­kukannya Pelatda oleh KONI Sumut. Khusus untuk Sanda, dua atlet yakni Adi Manurung dan Rosalina Siman­juntak me­ngikuti Pelatnas pesiapan SEA Games Filipina. Sementara sembilan pesanda latihan berlatih di Medan ditangani Pelatih Kepala asal Tiongkok Feng Yin Bao didampingi Salwi Parningotan Simbolon dan Neri Agus Manullang.

Kesembilan atlet Pelatda, Minggu (26/5) direncanakan mengikuti try out ke Pekanbaru jelang menghadapi Kejurnas di Babel minggu ketiga Juni mendatang. Kesembilan atlet tersebut yakni; Putra; Brando Mamana (48 kg), Frantitus Hamdani Tarigan (52 Kg), Jefri Marbun (60 kg), Samuel Marbun (65 Kg), Roberto Manik (70 Kg) dan Jeka Asparido (75 Kg). Sedangkan atlet Putri; Ema Surbina br Purba (48 kg), Elika Tarigan (56 Kg) dan Desy Ratnawati Sagala (60 Kg). "Guna lebih memaksimalkan persiapan Tim, Pengprov WI Sumut juga menunjuk Harianto sebagai Tima Manajer Wushu Sumut di Pra PON mendatang," jelas Darsen Song.

"Keberangkatan kalian di Pekan­baru adalah try out, bukan bertanding. Karenanya jangan sampai ada yang cedera. Manfaatkan try out untuk me­nambah bekal sebelum tampil di Kejurnas," pesan Darsen Song seraya menyampaikan terimakasih kepada KONI Sumut atas kerjasama dan bimbingannya untuk pembina­an wushu .(mp)

Head Office

Jl. Wushu No. 3-7 Medan 20214
Sumatera Utara - Indonesia
Telp. +6261 7358938 - 7359338
Fax. + 6261 7362980

http://www.ykwi.or.id
Email : ykwi.wushu@gmail.com

Daftar Sekarang Juga
Sebagai Anggota Baru WushuTai-Chi

Kami akan terus bekerja lebih keras demi prestasi Indonesia. Kami akan memenuhi kebutuhan atlet-atlet PELATNAS dengan program kami seperti mendatangkan pelatih Tiongkok atau mengirim atlet kita ke Tiongkok. Atlet dan pelatih juga harus bekerja lebih keras

Partners